Dampak Prita Syndrome

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian/pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas kepemimpinanya”. Segala tindakan dan ucapan (curhat?), semuanya akan memberikan dampak kepada kita, sesuai dengan konteks dan esensinya. Dampaknya bisa saat ini, hari ini, besok, lusa, sebulan kemudian, setahun kemudian dan seterusnya tergantung dari kesempatan dan kondisi. Besar kecil dampaknya pun bervariasi, tergantung esensi masalah dan siapa pihak yang terkait dengan dampak tersebut.

Sakit

Sakit

Kasus Ibu Prita Mulyasari, secara manusiawi tentu kita prihatin, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ditambah lagi “bumbu-bumbu” kondisi latar belakang keluarga muda, anak masih kecil, semakin pilu dibuatnya. Itulah dunia😦, kalau kita bisa lebih jernih dengan kacamata hukum sebagaimana kacamata yg digunakan pihak rs omni, maka penjelasan awal tulisan ini dapat dijadikan pijakan. Apapun tulisan kita, harus siap untuk bertanggung jawab. Sehingga prinsip kehati-hatian dalam berpendapat bukan menjadi “komoditi” yang baru terpikirkan setelah pendapat dilontarkan.
Akan halnya dampak kasus tersebut untuk dunia netters, tentu membuat sebagian orang akan takut untuk menyampaikan pendapat. Terutama untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap layanan public atau semacamnya. Ini sebuah preseden buruk, bukan hanya di sisi netters/pelanggan, tapi layaknya juga bagi pihak penyedia jasa. Karena publik lebih banyak yg pro kepada “korban” (pelanggan/pihak Ibu Prita). Menang atau kalah, tetap tidak menguntungkan, menang membuat pelanggan takut menikmati layanan dia, walaupun tidak puas, setidaknya tidak akan datang utk kedua kalinya. Kalah pun semakin pasti orang tidak akan mau menggunakan jasanya.
Akan lebih bijak jika setiap keluhan, kritik bahkan hujatan dapat disikapi sebagai bagian untuk memperbaiki layanan. Secara pribadi saya berharap kedua belah pihak yg sekarang bersengketa untuk dapat rujuk dan damai, tentu harapnya dapat mengembalikan citra keduanya.

5 Tanggapan to “Dampak Prita Syndrome”

  1. n!n!ng Says:

    bukan hanya rujuk dan damai boss,..
    masalah mendasar tentang pelayanan rumah sakit perlu diperbaiki. Pemerintah juga perlu mikir ulang tentang konsep BHMN. Moso’ sekolah, kuliah dan rumkit jadi bisnis. Sudah ah. Ntar di tuntut pulak,..😦

  2. bheri Says:

    sejutu,,, eh setuju mbak n!ng.
    Lupa masalah itu belum disinggung. terimakasih tambahanya. Memang sudah cukup banyak suara dari masyarakat terutama kelas bawah, pelayanan rumah sakit perlu mendapat perhatian utk diperbaiki.

  3. firgun Says:

    kalao kata saya bher…bu prita itu sudah komplain sesuai prosedur…tetapi seperti biasanya tidak ada tanggapan memuaskan dari pihak rumah sakit yang mungkin merasa lebih superior…makanya ybs menulis di milis yang akhirnya menyebar…UU ITE memang menarik buat di telaah..seperti UU KPK juga UU tersebut ada yang multitafsir…(kayaknya produk hukum + kita kebanyakan multitafsir ya…)

    Tapi kalau nulis email dimilis kantor yang dianggap menyinggung pejabat tertentu terus yang nulis di”kemplang” udah banyak khan?

    Menurut saya Bu Prita bisa menuntut kepada beberapa pihak:
    1. Penegah hukum : karena UU ITE ternyata baru akan berlaku..
    2. RS OMNI ..dituntut balik saja kalau memang faktanya tidak memuaskan…

    Cuma mental bu prita cukup kuat ngga untuk nuntut balik…kalau nda ya jangan…

  4. Ono Gosip Says:

    BREAKING NEWS !!!
    JAKSA AGUNG MEMERINTAHKAN MEMERIKSA PARA JAKASA YANG MENUNTUT PRITA, YANG MENURUTNYA
    TIDAK PROFESIANAL.

    TANGGAPAN KEJATI BANTEN ATAS PEMERIKSAAN JAKSA YANG MENUNTUT PRITRA:
    “Kita tidak berbicara siapa yang akan kemudian bertanggung jawab terhadap pembuatan …(BAP),yang penting, tapi siapa yang harus bertanggung jawab mereka yang melakukan tindakan pidana (PRITA). Saya berikan apresiasi kepada jaksa tersebut!!”

  5. Ono Gosip Says:

    HASIL DENGAR PENDAPAT KOMISI IX DPR DGN MANAGEMENT RS OMNI:
    1. KOMISI SEMBILAN TIDAK PUAS DENGAN JAWABAN DARI PIHAK RS OMNI
    2. MENGUSULKAN PENCABUTAN IZIN OPERASIONAL RS OMNI
    3. MENCABUT TUNTUTAN RS OMNI KEPADA PRITA MULYASARI
    4. RS OMNI HARUS MINTA MAAF SECARA TERBUKA KEPADA PRITA MULYASARI


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: