Lalu lintas Gedubrak !!!

Kesan Pertama Pontianak,
Siang hari sepulang sholat jum’at, saat itu rintik hujan, ditengah padatnya lalu lintas sepeda motor berebut padatnya lalu lintas, kesana kemari seolah olah berebut disela-sela rintik hujan. Begitu ramainya membuat laju mobilku tak bisa laju, walau pun ingin cepat sampai ke kantor, tapi terpaksa harus mengikuti irama laju lalu lintas.

Kebiasaan di tempat sebelumnya saya sering memberi kesempatan untuk mobil atau motor yang hendak menyeberang, walaupun disini jarang kujumpai, tapi saya beranikan diri mencoba. Ketika ada mobil sudah agak lama menunggu kesempatan untuk menyeberang, saat itu saya beri kesempatan. Wah lega rasanya, but, tiba-tiba ada motor dari sebelah kiri langsung “menyerbu” mobil yang menyeberang tadi, dan…. Gedubrak..! tanpa sempat ngerem langsung menghajar pintu sebelah kiri mobil tadi, duh kasihan, prihatin, & sekaligus konyol tak bertanggung jawab. Karena si penabrak dengan santai melanjutkan perjalanan meninggalkan begitu saja, tak peduli kerusakan mobil yang dibuatnya.😦

Sejak pertama saya ke Pontianak, langsung kaget dengan kondisi lalu lintas disini, cara berkendaranya luar biasa aneh bagi saya. Maklum kami sekeluarga orang baru di Pontianak, dan ditempat sebelumnya saya merasakan cukup lama kondisi lalu lintas yang tertib dan nyaman. Dengan kondisi yang hampir sama, jika kita berkendara dengan baik menurut perkiraan saya justru akan bisa sampai tujuan lebih cepat, dibanding cara berlalu lintas yang “uwel-uwelan”, hehe…

Pernah sekali saya coba mengikuti “gaya” orang Pontianak berkendara, iseng. Makan jalan orang, bikin macet, gak mau ngalah, gak peduli peduli kiri dan kanan pokoknya nyeberang, mau belok kiri ambil dari kanan dan sebaliknya, mumpung pake mobil😛. Hasilnya ? 1 kali ditabrak (bukan nabrak bah..) sepeda, 1 kali bikin macet,  1 kali diteriakin orang, hehe… resmi jadi warga Pontianak. Welcome to the jungle…

Kepikir juga dari mana kira-kira memperbaiki kondisi lalu lintas dan cara berkendara yang “uwel-uwelan” gini ?
– infrastruktur jalan & marka jalan serta kelenkapan lalu lintasnya? memang kurang memadai.
– etika pengemudi ? kelihatanya ini memang hasil jerih payah “SIM tembakan”
– kesadaran masyarakat ? jangan punya pikiran orang-orang pada hilang kesadaran🙂
– peran polisi ? sepertinya setiap sudut perempatan pada jam sibuk sudah selalu ada bapak polisi.

So ?

Ditulis dalam Bebas.... 9 Comments »

9 Tanggapan to “Lalu lintas Gedubrak !!!”

  1. rizko Says:

    yah inilah pontianak pak🙂

    di sini semua kendaraan gak ada remnya, silahkan coba deh nyebrang dengan berjalan kaki, makin berani kita nyebrang makin kenceng deh tuh kendaraan yang lewat.

    saya juga bingung kok parah banget ya, ternyata ego berkendara di pontianak luar biasa kejamnya hehehe…

    atau sensor di otak udah kacau balau, jadi liat orang nyebrang bukannya injek rem eh malah muter gas makin kenceng.

    btw ntar juga terbiasa😀

  2. Freddy Hernawan Says:

    intinya pengetahuan pengendaranya pak. pengetahuan belum cukup, yah jadinya adanya sim tembak. misalnya kayak kasus bundaran untan atau bundaran bambu runcing. kalau kita mengetahui prinsip berlalu llintas di jalur yang melingkar, itu pasti ngak bakal macet. kesepakatannya kan kalau yang didalam (jalur) lingkaran didahulukan dulu untuk menyeberang. baru kemudian kendaraan di luar lingkaran yang ada. Nah ini kebalik malah, karena yang jalan di dalam lingkaran terlihatpelan, dan yang diluar lingkaran terlihat kencang, jadi berpikir, “ah mumpung kendaraan itu masih pelan, aku terobos aja deh”. padahal kan orang itu jalan pelan karena supaya hati-hati dan takut ditabrak. kan itu namanya geblek.
    Jadi intinya sebenarnya pengetahuan akan berlalu lintas itu juga penting selain kesadaran itu sendiri. sadar tapi ngak tahu aturan yah lucu juga kan..?🙂

  3. anggareni83 Says:

    Tapi lumayan juga buat adu nyali kalo nyebrang jalan kaki… Coba saja😀

  4. bheri Says:

    Sebetulnya tantanganya bukan begitu, ayo gimana kita yang (terhitung) sadar, mengupayakan kenyamanan buat Kota Pontianak, tuh baru berani adu nyali 8)

  5. motosuki Says:

    rajin2 maen game NFS aja pak😀
    biar skill mengemudi nya makin wokeh😀

  6. eNPe Says:

    “1 kali ditabrak (bukan nabrak bah..)” huehuehee Pka Bheri udah bisa pakai bahasa ponti😛
    skrg lagi musim traffic light sbg pengganti Om Pol. Liat aja pak, byk perempatan2 kecil pun di pasang tapi karena gak ada Om Pol tetap aja lampu merah jalan teruuuuuuuuus!:mrgreen:

    salam kenal, pak

  7. bheri Says:

    Kali perlu ketegasan, keberanian dari penegak hukum. Apa takut menjadi pemicu konflik kayak dulu ya ?

  8. nanang Says:

    Wah.. selamat-selamat pak, coba bapak jalan2 ke daerah (kabupaten) pasti bapak menemukan nuansa yang lebih ekstrim, dijamin deh….

  9. bheri Says:

    yah, makasih saranya. Saya mending naik mobil aja, kalau jalan kayaknya capek deh🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: