Memaknai Tahun Baru

Hari ini tepat dua januari 2007, tahun baru (masehi). Hari pertama ngantor, masih bernuansa ngantuk dan capek begadang bagi sebagian orang.

Khusnudzon aja, pasti sebagian lagi ngantuk karena kecapekan mbagi dan ngerjain qurban dan daging qurban. Bahkan sebagian rekanku yang kemarin terakhir mbagi2, katanya sampai jam 11 malam (23:00), hmm subhanallah…

Tapi di sisi lain juga ada yang memang getol dan “mati-matian” begadang untuk tahun baru ini, sehingga masih ngantuk dan kecapekan. Meskipun malam tahun baru disini diwarnai hujan gerimis dan sempat hujan deras, toh tidak menyurutkan keinginan untuk bertahun baru. Yah namanya juga manusia, semua ada batasnya dan pasti ada lebih dan kurangnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: