Baca berita di detikinet tentang Amerika geber latihan perang cyber, sedih campur kasihan. Yen tak pikir-pikir [pinjem tag Alm Basuki] ternyata Amerika yang mengaku polisi dunia itu akhirnya ketahuan juga kalau lama-lama banyak yang memusuhi.
Tidak cuma permusuhan fisik, coba saja lihat di youtube dalam film yg lagi diributkan (FITNA) cuplikan aksi “polisi dunia” di iraq dan afganistan, sangat memilukan. Saya yakin aksi perang fisik yang dipertontonkan via cyber tersebut akhirnya akan memicu pada perang-perang yang lain (cyber, ekonomi, pendidikan, dst). Ibarat semut diinjak pasti menggigit.
Sekarang negara adidaya tersebut lagi kepontang panting, internal ribut dengan rakyatnya yang tidak setuju dengan kebijakan pemerintah. External, musuh-musuh yang dikalahkan secara fisik dan politik mulai bergeliat untuk mencoba “menggigit”.
Mindset yang sangat berbeda dengan Power of Gift – sedekah, semakin banyak infestasi kebaikan (fisik/material - non material) maka kita akan menerima semakin banyak kebaikan dari arah yang tidak disangka-sangka.







15 Maret 2008 pukul 11:13 pm
yang jadi sasaran (terkena imbas) nya adalah orang lain pak. ibarat gajah lawan gajah, yang terkena gempanya semuat-semut
16 Maret 2008 pukul 12:27 pm
cman yang bikin sedih nih, gonjang ganjing ekonomi di Amerika kok pengaruh ya sama kita, liat deh IHSG seminggu terakhir terjun bebas begitu juga HANGSENG, NIKEI, dan pusat2 ekonomi lainnya.
berarti secara gak langsung semuanya memang terikat (mau gak mau) dengan negara itu ya…
17 Maret 2008 pukul 2:58 pm
Seperti itulah “cara kerja perang” yang dicanangkan mereka. ibarat kertas karbon, sekali nulis sebetulnya nembus juga ke beberapa kertas dibawahnya.
Mungkin itu juga sebabnya Uni Eropa getol dengan Euro-nya, untuk memperkuat basis “lahan perang” alias tidak mau ikut cengkeraman putaran ekonomi $ AS.