Perlunya Safety untuk Motor Matic

Hari Minggu pagi, seperti biasa sebelum di pagi hari sebelum kendaraan keluar ada kebiasaan untuk memanaskan motor terlebih dahulu. Saya pernah baca Standard Operating Procedure motor H****, pada saat awal harus di chooke (baca : cuk) kemudian di gas sedang. Kebetulan ada anak saya no dua yang baru kelas 1 SD datang, dan bisa dimanfaatkan. “Sini mas, bantuin pegang gas ya…, Abi mau buka pintu pagar dulu”. Lumayan ada asisten, & win-win solution… :)

Rupanya pengalaman megangin gas motor memberikan sensasi tersendiri buat anak-anak. Hari berikutnya, ketika giliran istriku manasin motor, langsung saja anaku datang memberi bantuan dengan nge-gas motor. Istriku langsung melarang dengan agak keras nada bicaranya, “Jangan mas, bahaya..!” katanya. Nah ganti anaku yang bingung, kemarin disuruh megangin gas kok sekarang malah gak boleh, gimana sih ?. Baca entri selengkapnya »

Tanah air tak terlupakan

Sampai kini masih teringat dengan jelas dalam senandung, sebuah lirik lagu lembut yang kental nuansa nasionalisme :
tanah air ku tidak kulupakan…
kan terkenang selama hidupku…
biarpun saya pergi jauh…
tidak kan hilang dari kalbu…
tanahku yang kucintai…
engkau kubanggakan…

jika anda seorang perantau, tentu senandung itu sangat berkesan begitu dalam di hati, bahkan saya pernah melihat orang sambil berlinang air mata terhanyut dalam senandung itu. wajar!, karena dia manusia.
terlebih lagi untuk orang “timur”, budayanya sangat mendukung hal tersebut.
(brsambung)

Tentang SPEEDY Prepaid

Speedy Prepaid. Ya, ini adalah akses internet prabayar dari TELKOM SPeedy. Saat ini tersedia harga kartu prabayarnya Rp.55ribu, untuk akses internet dengan tarif Rp.4.500,- per Jam.  Sebetulnya ada fungsi lain dari kartu Speedy Prepaid ini adalah sebagai micro payment, satu kartu multifungsi. Micro payment yg dimaksud adalah fungsi yang sama dengan produk kartu prabayar Telkom sebelumnya, kartu IVAS.

Buat rekans yang memerlukan petunjuk penggunaan SPEEDY prepaid, berikut ini bisa dicoba, ada dua lembar, klik dibawah ini ;

halaman pertama, halaman kedua.

Semoga bermanfaat.

Semalam di Malaysia

Ini adalah sebuah catatan perjalanan tour dari Pontianak ke kota Kuching Serawak – Malaysia. Tidak ada hubungan khusus dengan Mano :P .

Serawak adalah bagian dari Malaysia yang berada dalam kepulauan Borneo/Kalimantan. Tak heran jika kultur-kebudayaannya masih sangat dekat. Bahkan perjalananya pun bisa ditempuh dengan jalan darat.
Dengan perbekalan pakaian serta perbekalan lain laiknya orang berpergian, kami sekeluarga berangkat menuju Serawak. Tak lupa bekal yang paling penting adalah Pasport, karena sudah beda negara, juga sejumlah RM (bukan Raden Mas, ini Ringgit Malaysia :-D ).

Pendatang Gelap

"Pendatang Gelap"

Dengan bus berangkat dari Pontianak sekitar jam 21:30, transit di dua lokasi di Anjungan dan Sosok, dengan perjalanan yg cukup panjang akhirnya sampailah ke perbatasan pada jam 04:30 dini hari, di sisi Indonesia bernama Entikong, di sisi Malaysia terdekat bernama Tebedu. Karena sampai disana masih dalam keadaan gelap, plus kabut yg cukup pekat, jadilah kami “pendatang gelap” hehe.

Untuk bisa melintas batas, kita harus melewati sejumlah pemeriksaan Imigrasi Indonesia dan “Imigresen” Malaysia. Ada untungnya, karena membawa pasukan krucil, justru bisa mendapatkan prioritas pemeriksaan di ruang terpisah, sehingga nggap perlu ngantri. Baca entri selengkapnya »

Dampak Prita Syndrome

“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian/pemimpin akan diminta pertanggung jawaban atas kepemimpinanya”. Segala tindakan dan ucapan (curhat?), semuanya akan memberikan dampak kepada kita, sesuai dengan konteks dan esensinya. Dampaknya bisa saat ini, hari ini, besok, lusa, sebulan kemudian, setahun kemudian dan seterusnya tergantung dari kesempatan dan kondisi. Besar kecil dampaknya pun bervariasi, tergantung esensi masalah dan siapa pihak yang terkait dengan dampak tersebut.

Sakit

Sakit

Kasus Ibu Prita Mulyasari, secara manusiawi tentu kita prihatin, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Ditambah lagi “bumbu-bumbu” kondisi latar belakang keluarga muda, anak masih kecil, semakin pilu dibuatnya. Itulah dunia :( , kalau kita bisa lebih jernih dengan kacamata hukum sebagaimana kacamata yg digunakan pihak rs omni, maka penjelasan awal tulisan ini dapat dijadikan pijakan. Apapun tulisan kita, harus siap untuk bertanggung jawab. Sehingga prinsip kehati-hatian dalam berpendapat bukan menjadi “komoditi” yang baru terpikirkan setelah pendapat dilontarkan. Baca entri selengkapnya »